Kategori
Edukasi

Dirikan Fakultas Kedokteran, Uniba Tunjang Layanan Kesehatan di IKN

Sugeng rawuh Badasspreneurs di Portal Ini!

Balikpapan – Universitas Balikpapan (Uniba) akan berkontribusi di bidang pelayanan kesehatan untuk mendukung pembangunan Ibukota Negara Republik Indonesia (IKN). Dengan mendirikan fakultas kedokteran, Uniba disebut-sebut menjadi perguruan tinggi swasta pertama di Kalimantan Timur (Kaltim) yang berani mengambil keputusan mendirikan kampus kedokteran untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Dirikan Fakultas Kedokteran, Uniba Tunjang Layanan Kesehatan di IKN

Rektor Unibas Isradi Zainal mengatakan kebutuhan dokter di Kaltim saat ini sangat mendesak. Jumlah dokter yang tersedia sangat tidak sebanding dengan jumlah penduduk Kalimantan Timur.

“Perbandingan dokter masih sangat cacat. “Dokter di Kaltim belum cukup, ditambah IKN tentu jumlahnya lebih banyak lagi,” ujarnya. 8 Ciri-ciri Anak yang Dibully di Sekolah: Mengenali dan Mengatasi Masalah Ini

Dijelaskannya, dukungan terhadap pendirian fakultas kedokteran terus mengalir dari seluruh pemangku kepentingan. Tidak hanya dari kalangan penguasa dan pemerintah, tapi juga dari kalangan aparatur sipil negara dan masyarakat adat.

Pendirian fakultas kedokteran menjadi fokus utama Dinas Kesehatan dan IKN Kaltim. Sebagai kampus swasta pertama yang mengusulkan pendirian kampus kedokteran, Isradi yakin Uniba mampu melahirkan lulusan kedokteran yang berkualitas.

“Kehadiran IKN menjadi salah satu pertimbangannya, pendirian ini didukung banyak pihak. Baik otoritas IKN, pemerintah, pejabat maupun tokoh adat dan tokoh masyarakat,” ujarnya.

Tak sendirian, Uniba juga menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) IA Moei Samarinda. Rumah sakit ini dinilai paling cocok untuk membantu proses belajar mengajar di Fakultas Kedokteran Uniba. Diharapkan izin segera keluar dan Uniba dapat segera membuka pendaftaran mahasiswa baru pada tahun mendatang.

“Kami terus menjalin kerja sama dengan seluruh rumah sakit di Kaltim. Tapi dari segi kebutuhan, RS IA Moei lah yang paling bisa memenuhinya. Semua sudah dicoba,” imbuhnya.

Hadir dalam penandatanganan kerja sama, Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi mengatakan, pihaknya mendukung upaya pendirian fakultas kedokteran di Uniba. Melalui RSUD IA Moeis, Pemkot Samarinda akan meningkatkan kualitas pendidikan. Tidak hanya sarana dan prasarana, namun juga tenaga medis khususnya dokter.

“Kaltim dan IKN sangat membutuhkan dokter. Ketika RS IA Moei menjadi RS pendidikan, kami tidak hanya akan meningkatkan infrastrukturnya tetapi juga tenaga medisnya,” ujarnya.

Ia sangat mengapresiasi keputusan Uniba mendirikan Fakultas Kedokteran, karena selain mempersiapkan dokter di Kaltim juga mendukung pelayanan kesehatan bagi IKN.

“Saya rasa semangat Uniba untuk mendirikan fakultas kedokteran sangat bagus. Apalagi kedepannya dengan bertambahnya jumlah penduduk yang datang ke IKN tentunya memerlukan pelayanan yang prima. Kita sudah mempersiapkannya, oleh karena itu pemerintah Samarinda memberikan dukungan melalui IA RS Moei,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yapenti Dharma Wirawan Kaltim Rendi S Ismail mengaku sangat bersyukur Uniba bisa menjalin kerja sama dengan RSUD IA Moeis Samarinda. Ia berharap kerjasama tersebut dapat berjalan lancar hingga keluarnya izin operasional dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Dirikan Fakultas Kedokteran, Uniba Tunjang Layanan Kesehatan di IKN

“Saya bersyukur Fakultas Kedokteran Unibas bisa bekerjasama dengan RS IA Moes dan tentunya kita berterima kasih kepada Pemerintah Kota Samarinda. Kerja sama ini sudah kita tunggu-tunggu, mudah-mudahan bulan November sudah ada izin operasionalnya,” ujarnya. menyimpulkan.

Baca artikel edukasi menarik lainnya di link ini. Temui Pemuda Tangerang, Gibran Bahas Masalah IKN Temui Pemuda Tangerang, Gibran Bahas Perdebatan Masalah IKN Badasspreneurs 4 Februari 2024