Kategori
Lifestyle

Apa Itu Down Syndrome alias Sindrom Down?

Badasspreneurs, Jakarta – Down Syndrome atau Down Syndrome adalah penyakit yang disebabkan oleh kelainan kromosom. Kondisi ini umum terjadi pada anak-anak dan dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan kognisi. Karena

Down syndrome, seperti dijelaskan Mayoclinic, disebabkan oleh kelainan pada kromosom 21. Biasanya penderita memiliki dua salinan pada setiap kromosom, namun penderita Down Syndrome memiliki satu salinan tambahan pada kromosom 21. Kondisi ini disebut dengan trisomi 21.

Sebagian besar kasus sindrom Down (sekitar 95%) disebabkan oleh trisomi 21. Untuk kromosom ini, terdapat tiga salinan kromosom 21 di sel tubuh, bukan dua. Beberapa dapat disebabkan oleh perubahan kromosom atau mosaikisme kromosom.

Cleve and Clinic melaporkan bahwa Down Syndrome dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan kognisi seseorang. Gejala umum lainnya termasuk ciri fisik seperti wajah berbeda dan mata sipit, kerutan di sekitar mata, hidung kecil dan pipi rata, serta lidah yang mungkin lebih besar dari biasanya.

Selain itu, gejala Down Syndrome juga bisa muncul seiring dengan informasinya. Hal ini ditandai dengan ketidakmampuan belajar, keterlambatan bicara dan bahasa, serta kesulitan motorik.

Orang dengan sindrom Down berisiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, penyakit tiroid, dan masalah pencernaan.

Sindrom Down dapat didiagnosis selama kehamilan menggunakan tes amniosentesis dan vilus korionik. Diagnosis dapat dipastikan setelah lahir melalui pemeriksaan fisik dan analisis kromosom.

Perawatan bagi penderita Down Syndrome meliputi perawatan medis, pendidikan khusus, dan perawatan. Terapi fisik, wicara, dan pendidikan khusus dapat membantu meningkatkan keterampilan anak down syndrome.

Pilihan Editor: Masa Depan Pengobatan Down Syndrome

June Lin berusia 12 tahun saat pertama kali menari di Towner Gardens School, sekolah untuk anak-anak penderita Down Syndrome dan berkebutuhan khusus lainnya. Baca selengkapnya

Karena kemajuan teknologi medis, berbagai metode deteksi dini telah dikembangkan untuk membantu mengidentifikasi sindrom Down atau Down Syndrome.

Memperkenalkan drama Korea yang bercerita tentang para penyandang disabilitas.

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku mengenang penyandang disabilitas yang pernah menjadi korban kekerasan seksual. Baca selengkapnya

Kewaspadaan down syndrome tidak harus sebulan, namun bulan Oktober bisa dijadikan waktu untuk fokus. Baca selengkapnya

Boneka Barbie dengan Down Syndrome kini bisa didapatkan di toko anak Mattel. Mattel bermitra dengan Down Syndrome Nationwide. Baca selengkapnya

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan mengatakan bahwa pola makan sehat sebelum hamil membantu mencegah anak terkena sindrom Down. Baca selengkapnya

Special Olympics World Games Berlin adalah kompetisi olahraga untuk penyandang disabilitas. Pesenam ritmik Nur Azizah meraih emas di sana. Baca selengkapnya

Barbie telah meluncurkan boneka pertama yang mewakili penderita sindrom Down.

Boneka Barbie baru ini dikembangkan bekerja sama dengan National Down Syndrome Society (NDSS).